Refleksi Hari Air Sedunia XXII Save Our Water & Energy for Our Life

Air sedikit masalah, air berlebih masalah, tanpa air masalah, jadi air bah juga masalah. Itulah fenomena air yang unik bagi kehidupan di bumi iniAir merupakan kebutuhan dasar bagi makhluk hidup untuk proses hidup dan berkembang. Tanpa air tak ada kehidupan !

Sesuai dengan tema hari air sedunia yang diperingati setiap tanggal 22 Maret, maka patur direnungkan kembali arti pentingnya air bagi kelangsungan hidup dan lingkungannya. Tema hari air sedunia (world water day) 2014 adalah “water and energy”. Dua hal inilah yang sangat penting bagi kehidupan selain udara untu bernafas. Adalah air, udara dan energi merupakan kebutuhan faali yang paling hakiki bagi proses hidup dan kehidupan seantero alam. Air memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan energi, bahkan air dan energi memiliki keterkaitan yang saling ketergantungan. Di mana air dibutuhkan untuk menghasilkan hampir semua bentuk energi. Dan di sisi lain, energi dibutuhkan pada semua tahapan pengelolaan air baik dari mulai proses pengambilan air dari sumbernya, pengolahan air, hingga distribusi air. Keterkaitan yang saling ketergantungan antara air dengan energi inilah yang dijadikan pesan sentral dalam peringatan Hari Air Sedunia Tahun 2014.

Meskipun Indonesia dikenal kaya akan sumber daya air dimana 2/3 wilayahnya adalah air, namun kelangkaan air terjadi dimana-mana bila telah memasuki musim kering atau kemarau. Kekurangan air akan menjadi bencana kekeringan, gagal panen dan dehidrasi dimana-mana, akan tetapi kelebihan air akan menjadikan banjir dimana mana, tanah longsor dan kerusakan dimana-mana. Disinilah diperlukan kearifan dan bijak dalam tata kelola air agar dapat diperoleh air secara balance atau seimbang antara kebutuhan dan pemenuhannya. Demikian juga dengan penggunaan air bagi sumber energi bagi pembangkit listrik atau pemenuhan air irigasi juga harus dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Ada 3 hal pokok yang menjadi permasalahan dalam hal air dan energi, yaitu : 1). Persediaan air dan energi sama-sama terbatas, sementara permintaan justru meningkat 2). penghematan energi adalah menghemat air, dan menyimpan air adalah menghemat energi 3). Masih milyaran penduduk dunia masih belum mendapatkan akses akan layanan air dan sanitasi yang layak serta belum memperoleh listrik. Padahal air dan energi memiliki peran penting dalam pengentasan kemiskinan. Inilah yang harus disikapi dengan pemakaian air yang bijak dan secukupnya selama memenuhi standard kesehatan. Bagaimanapun sumber daya air adalah terbatas, demikian juga energi adalah terbatas ketersediaannya maka penghematan air dan energi harus menjadi gaya hidup demi kelestarian kehidupan generasi mendatang.

Aneh bin ajaib sebagai negeri kaya air tetapi krisis air bersih. Oleh karena itu untuk mengatasi krisis air bersih paya penyelamatan lingkungan, termasuk penyelamatan sumber-sumber air dan hutan, harus dilakukan secara terpadu, terintegrasi dan berkelanjutan. Adapun upaya penyelamatan lingkungan demi mengatasi krisis air bersih dapat dilakukan diantaranya melalui:

  • Gerakan menghemat air termasuk untuk mencuci sekali bilas dan lain-lain
  • Gerakan konservasi lahan, hutan, dan lingkungan serta DAS (Daerah Aliran Sungai)
  • Menggalakkan penanaman pohon seperti one man one three
  • Memperbanyak pembangunan tempat penampungan air hujan seperti situ, embung, dan waduk sehingga airnya bisa dimanfaatkan saat musim kemarau.
  • Pembuatan sumur resapan dan lubang biopori agar air tidak percuma terbuang ke laut.
  • Pengembangan pengolahan air laut menjadi air baku tawar (water engineering)
  • Mengurangi pencemaran limbah rumah tangga, industri ataupun pertanian

Beberapa langkah itu harus dilakukan secara terpadu, terintegrasi dan berkelanjutan agar kelangsungan hidup ini dapat berlangsung secara sehat, seimbang dan nyaman.

Selamat Hari Air Sedunia, Save Water & Energy for Our Life !!! **(ms)