PDAM Sragen

INFO PDAM :**Mohon maaf karena ada perbaikan pipa di Area Pelayanan Ngrampal maka aliran air PDAM di Pilangsari, Bendungan, Plalar dan sekitarnya mengalami gangguan.**Program promo MBR 2014 sudah berakhir sejak tanggal 17-10-2014, biaya pemasangan sambungan baru kembali seperti semula yaitu Rp. 770.000,-.**Musim kemarau yang belum berakhir serta seringnya pemadaman listrik PLN, mengakibatkan berkurangnya debit air PDAM serta terganggunya aliran air PDAM, maka dihimbau kepada pelanggan PDAM Sragen serta masyarakat Sragen pada umumnya , untuk memanfaatkan air bersih dengan bijak serta membuat tempat penampungan air bersih yang bertujuan untuk menghindari kekurangan air bersih saat beban puncak pemakaian.**Segala bentuk informasi mengenai recruitment pegawai PDAM Tirto Negoro sudah tidak berlaku, sudah ditutup sejak Januari 2014.**Loket Tagihan Pembayaran Rekening PDAM TIRTO NEGOROaltaltalt**Call Center PDAM TIRTO NEGORO 24 JAM DI (0271) 707 5985, email : info@pdamsragen.com.

PDAM Tirto Negoro : Home Iptek Pengetahuan Teknik PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR

PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR PDF Cetak Email
Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 
Ditulis oleh Bambang Setiawan   
Jumat, 01 November 2013 10:14

Secara umum masalah pengelolaan sumberdaya air dapat dilihat dari kelemahan mempertahankan sasaran manfaat pengelolaan sumberdaya air dalam hal pengendalian banjir dan penyediaan air baku bagi kegiatan domestik, municipal, dan industri. Masalah pengendalian banjir sebagai bagian dari upaya pengelolaan pengelolaan sumberdaya air, sering mendapatkan hambatan karena adanya pemukiman padat di sepanjang sungai yang cenderung mengakibatkan terhambatnya aliran sungai karena banyaknya sampah domestik yang dibuang ke badan sungai sehingga mengakibatkan berkurangnya daya tampung sungai untuk mengalirkan air yang datang akibat curah hujan yang tinggi di daerah hulu.

Pada sisi lain penyediaan air baku yang dibutuhkan bagi kegiatan rumah tangga, perkotaan dan industri sering mendapatkan gangguan secara kuantitas – dalam arti terjadinya penurunan debit air baku akibat terjadinya pembukaan lahan-lahan baru bagi pemukiman baru di daerah hulu yang berakibat pada pengurangan luas catchment area sebagai sumber penyedia air baku. Disamping itu, secara kualitas penyediaan air baku sering tidak memenuhi standar karena adanya pencemaran air sungai oleh limbah rumah tangga, perkotaan, dan industri.

Dengan diberlakukannya Undang-undang 22/1999 tentang Otonomi Daerah, masalah pengelolaan sumberdaya air ini menjadi lebih kompleks mengingat Satuan Wilayah Sungai (SWS) atau Daerah Pengaliran Sungai (DPS) secara teknis tidak dibatasi oleh batas-batas administratif tetapi oleh batas-batas fungsional, sehingga dengan demikian masalah koordinasi antar daerah otonom yang berada dalam satu SWS atau DPS menjadi sangat penting dalam pengelolaan sumberdaya air.

Perubahan peran Pemerintah dari institusi penyedia jasa (service provider) menjadi institusi pemberdayaan masyarakat dan dunia usaha (enabler) agar memiliki kemampuan dalam menyediakan kebutuhan air dan menunjang kegiatan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan, sehingga perlu adanya upaya-upaya pemberdayaan masyarakat pengguna air untuk mengelola dan melestarikan potensi-potensi sumber daya air.

Pengelolaan sumberdaya air menghadapi berbagai persoalan yang berhubungan berbagai macam penggunaan dari berbagai macam sektor (pertanian, perikanan, industri, perkotaan, tenaga listrik, perhubungan, pariwisata, dan lain-lain) baik yang berada di hulu maupun di hilir cenderung semakin meningkat baik secara kuantitas maupun kualitas. Hal ini telah banyak menimbulkan dispute antar sektor maupun antar wilayah, yang pada dasarnya merupakan cerminan dari adanya conflict of interests yang tajam serta tidak berjalannya fungsi koordinasi yang baik.

Memperhatikan adanya ketidakseimbangan jumlah ketersediaan air diatas, maka jumlah ketersediaan air dan besarnya kebutuhan akan air perlu dikelola sedemikian rupa sehingga pemanfaatannya memenuhi kriteria keterpaduan secara fungsional ruang, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan. Untuk itu, dibutuhkan perencanaan dan pelaksanaan pengelolaan sumberdaya air yang memadai untuk mencapai pengelolaan sumberdaya air secara berkelanjutan berdasarkan strategi pemanfaatan ruang yang banyak ditentukan oleh karakteristik sumber daya air.**(dikutip dari berbagai sumber/Bams)

 Dibaca: 1468 kali.
 
FacebookTwitterGoogle BookmarksLinkedinRSS FeedPinterest

Cari Artikel

Info

Segala bentuk informasi mengenai recruitment pegawai PDAM Tirto Negoro sudah tidak berlaku, sudah ditutup sejak Januari 2014.

Arsip Berita

Call Center

Online Help

YM STATUS

Kirim Email

Isi formulir berikut untuk mengirimkan pertanyaan kepada PDAM Sragen.





Loket Pembayaran

kipo
logo bkk
logo pos
logo tirto negoro-mini
logo-bri_2
logoteleanjarbesar

Waktu Sholat


English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Login Form

Layanan PDAM

Hit Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday3196
mod_vvisit_counterYesterday3290
mod_vvisit_counterThis month46881

Pengunjung Online

Ada 31 tamu online

Jumlah Konten Dibaca

Content View Hits : 92566

Waktu

Oktober 2014
MSSRKJS
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031

Flag Counter

Flag Counter

Lokasi Kantor Pusat PDAM Tirto Negoro

www.mapsembed.com

Hubungi Kami

Address: Jl. Ronggowarsito No. 18, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah
Tel: (0271)891590
Fax: (0271)890027
SMS: (0271)7075985
Website: www.pdamsragen.com